Dampak Virus Corona, Gelandang Borneo FC Nuriddin Davronov Batal Mudik

Dampak Virus Corona, Gelandang Borneo FC Nuriddin Davronov Batal Mudik

Gelandang Borneo FC, Nuriddin Davronov hanya bisa pasrah batal berkumpul dengan keluarganya di Tajikistan. Hal itu terjadi setelah sejumlah bandara di negaranya ditutup guna mencegah penyebaran virus Corona.

Sebelumnya, Manajemen Borneo FC sudah mempersilahkan para pemain jika ingin mudik ke kampung halaman masing-masing setelah PSSI menetapkan force majeure. Pasalnya, Liga 1 2020 dihentikan  hingga 29 Mei mendatang.

Namun sayang, disaat rekan setimnya bisa pulang ke daerah, Davronov justru tidak bisa pulang ke negaranya, dan tetap berada di Samarinda.“Kita punya waktu jeda karena virus. Saya sebenarnya ingin pulang dan Bos Nabil Husein ingin membantu saya. Tapi, seperti yang kita ketahui, seluruh dunia sudah membatasi penerbangan, dan banyak bandara tidak beroperasi, termasuk bandara Dushanbe di Tajikistan.

“Di sana sebenarnya belum ada penyebaran virus, dan tidak ada yang sakit. Tapi mereka memilih menutup perbatasan agar semuanya terkontrol. Makanya saya memilih untuk bertahan di Samarinda,” sesal Davronov seperti dilansir dari laman resmi klub.

Davronov mengakui mulai merasa bosan karena aktivitas harian menjadi terbatas. Namun beruntung karena rekannya, Javlon Guseynov juga tidak pulang ke negaranya.

“Sangat bosan dan sulit, karena tidak ada latihan bersama dengan tim dan teman-teman yang selalu bercanda. Tapi saya yakin kita bisa melewatinya bersama atas izin Allah, dan semua akan kembali seperti biasa.

“Untuk mengatasi kebosanan, saya masih bisa mengatasinya, karena ada Javlon yang juga tak pulang. Kami sering memasak barbeque khas negara kami, dan jogging tentu saja, ”imbuh Dravonov.

Eks Kiper Barcelona Rustu Recber Positif Corona, Kini Alami Masa Sulit

Mantan kiper Barcelona, Rustu Recber dinyatakan positif terinfeksi virus Corona. Dia kabarnya sedang dalam kondisi kritis dan mengalami masa-masa sulit.

Hal itu diungkapkan di instagram pribadi Istri Recber, Isil. Dia mengatakan bahwa suaminya, Recber mesti dilarikan ke rumah sakit di Turki karena kondisinya yang menurun akibat terpapar Covid-19.

“Kami sudah membawa suami saya, Rustu ke rumah sakit dengan diagnosa Covid-19. Sementara semuanya normal, kami masih tiba-tiba terguncang dan gejala muncul dengan sangat cepat.” ungkap Isil seperti dilansir dari akun @isirecber.

“Ini adalah kondisi kritis dan sulit. Satu-satunya permintaan saya untuk orang-orang hanya agar semua mempunyai hati nurani dan saling memberi respek.” tambahnya lagi.

“Tes pada saya dan anak saya negatif. Dia ada di rumah sakit dan kami tak boleh bertemu dengannya. Itu hal paling sulit, namun kami percaya dokter-dokter di Turki. Hari-hari ini akan berlalu, jangan lupa luangkan waktu untuk berdoa.” tutupnya.

Sebagai informasi, Rustu Recber adalah kiper Barcelona pada rentang waktu 2004 hingga 2006 silam. Namun, ia hanya mengecap 7 pertandingan selama berkostum raksasa LaLiga tersebut, sebelum akhirnya dipinjamkan ke Fenerbahce.

Rustu Recber kalah bersaing dengan kiper muda Barcelona saat itu, yakni Victor Valdes. Recber sendiri sebenarnya merupakan kiper terbaik Eropa saat itu. Ia tampil memukau bersama timnas Turki dengan menjadi juara ketiga Piala Dunia 2002.

Diminati Jose Mourinho, Eder Militao Pindah ke Tottenham

Perburuan bek tengah baru Tottenham sepertinya bakal dilakukan pada bursa musim panas mendatang. Kabarnya, manajer The Lilywhites, Jose Mourinho tertarik memboyong bek anyar Real Madrid, Eder Militao ke Inggris musim depan.

Dalam beberapa tahun terakhir, Tottenham sesungguhnya punya dua sosok bek tangguh dan bisa dibilang yang terbaik di daratan Britania Raya, yakni Toby Alderweireld dan Jan Vertonghen.

Namun, usia tidak bisa berbohong. Dengan usia Alderweireld yang sudah menginjak 31 dan Jan Vertonghen yang bakal masuk 33 tahun pada 2 April nanti, dan bisa dikata sudah masuk kategori uzur di dunia sepakbola, mau tidak mau, kubu The Lilywhites harus bergerak cepat mencari bek tengah baru sebagai pengganti keduanya.

Dilansir dari Sky Sports, Mourinho sudah mengantongi satu nama yang cocok untuk diproyeksikan sebagai pengganti Alderweireld dan Jan Vertonghen. Adalah bek asal Brasil, Eder Militao yang bakal coba dibujuk agar mau hengkang dari Madrid pada bursa musim panas tahun ini.


Menurut Sky Sports, Jose Mourinho sesungguhnya sudah lama mengamati perkembangan bek 22 tahun itu semasa ia masih bermain untuk raksasa Portugal, FC Porto pada musim 2018/2019 kemarin. Pada musim debutnya bermain di Eropa, Militao sukses menjadi tembok kokoh di lini belakang The Dragao.

Tottenham sendiri diprediksi bakal merogoh kocek dalam-dalam jika benar serius ingin mendapatkan servis sang bek. Pasalnya, Madrid ogah melepas pemain andalannya itu karena bakal dipersiapkan sebagai pengganti Sergio Ramos yang sudah menua.

Namun dengan minimnya menit bermain yang diberikan Zidane musim ini, yakni hanya 10 kali sebagai starter di semua ajang kompetisi, maka kans Tottenham tuk membajak Militao sebenarnya cukup besar.

Hanya saja, andai Madrid benar-benar mau melepas Militao, maka Tottenham dipastikan harus menggelontorkan dana besar hingga 50 juta euro atau setara Rp 698,9 miliar guna mengamankan jasa sang bek.

Dampak Covid-19 Eropa, Final Kompetisi Eropa Resmi Ditunda

Badan sepak bola tertinggi Eropa, UEFA, resmi menunda partai final Liga Champions dan Liga Europa musim 2019-20 ini karena virus Corona.

Merebaknya virus Corona membuat kompetisi-kompetisi di Eropa mengalami penundaan. Selain lima liga top Eropa, Liga Champions dan Liga Europa juga mengalami penundaan serupa.

Liga Champions dan Liga Europa yang sama-sama menginjakkan kaki di babak 16 besar harus ditunda untuk waktu yang belum ditentukan.

Keputusan tersebut pastinya juga berpengaruh pada partai final kedua kompetisi. Sejatinya, partai final Liga Europa musim ini bakal digelar di Gdansk, Polandia pada 27 Mei 2020 waktu setempat. Tiga hari berselang, laga puncak Liga Champions rencananya dihelat di Istanbul, Turki.

UEFA pun suda mengeluarkan pernyataan resmi tentang penundaan laga final keduanya. Melalui situs resminya, UEFA juga akan menunda partai final di ajang Liga Champions Wanita.

UEFA juga belum memutuskan sampai kapan laga final tersebut akan ditunda.

“Sebagai dampak Covid-19, UEFA hari ini secara resmi menunda laga final, yang sejatinya akan digelar pada Mei 2020. @UWCL @EuropaLeague @ChampionsLeague,” tulis rilis UEFA di akun twitter resminya.

“Belum ada keputusan terkait jadwal ulang. Pengumuman selanjutnya akan dilakukan.”

Pandemi Corona berdampak besar dalam sepak bola. Klub-klub Eropa menyatakan sepakat untuk mengakhiri liga maksimal pada akhir Juni mendatang. Lebih jauh hal ini juga dipastikan akan berdampak pada bursa transfer musim panas.

Shopee Liga 1 2020 resmi ditunda Borneo FC Resmi Tambah Libur Pemain

Shopee Liga 1 2020 resmi ditunda oleh PSSI dan PT LIB sejak Sabtu (14/3) lalu, penundaan ini diharapkan mampu menjadi solusi atas kasus virus corona yang sedang melonjak tajam di Indonesia.

Sebenarnya beberapa klub sudah mulai menjalani latihan kembali usai diliburkan, namun keadaan yang tak kunjung membaik membuat beberapa klub memutuskan untuk memperpanjang masa libur tim mereka sebagai upaya menekan lonjakan virus corona, salah satunya adalah Borneo FC.

Borneo FC sebelumnya sudah melakukan latihan tertutup, namun dengan semakin meningkatnya kasus corona membuat Farid selaku manajer tim berjuluk Pesut Etam ini mengambil langkah tegas sebagai bentuk sayang terhadap timnya.“Pemain dan semua staf, kami harapkan dapat menjaga kesehatannya masing-masing. Usahakan tetap latihan untuk menjaga kondisi, tidak bepergian jika tidak ada keperluan mendesak, bila ada gejala sakit segera komunikasi dengan dokter tim,” ungkap Farid dalam website resmi Borneo FC.

Farid juga mengharapkan keadaan semakin membaik, corona mulai menghilang sehingga kompetisi Liga 1 2020 dapat bergulir kembali. Sebelum Liga 1 ditunda, skuad Pesut Etam berhasil tampil solid.

Dari tiga laga yang mereka jalani, mereka mencatatkan dua kali kemenangan dan satu kali kekalahan. Saat ini juga mereka menempati posisi kedua klasemen Shopee Liga 1. Apakah Borneo FC akan tampil solid hingga akhir musim? Menarik dinantikan.

Mimpi Mimpi penyerang Lazio, Ciro Immobile yang Tak Kunjung Jadi Kenyataan

Mimpi penyerang Lazio, Ciro Immobile berhasarat untuk bertukar jersey dengan Lionel Messi tak kunjung jadi kenyataan. Situasi tak mendukungnya bertemu Messi di pertandingan.

Meski sudah pernah bertukar jersey dengan Cristiano Ronaldo, tapi sang pemain merasa belum afdol andai belum melakukannya dengan Messi.

Khusus untuk Ronaldo, Ciro Immobile mengaku sudah pernah melakukannya setelah bintang asal Portugal tersebut berseragam Juventus dan otomatis keduanya kerap bertemu di laga-laga Serie A Italia.

Berbeda dengan Messi, Immobile belum sekalipun bisa bertanding dengan superstar Barcelona itu. Menurutnya, ia pernah bertemu Messi saat Argentina melakoni laga uji coba kontra Italia, sayangnya Messi tak diturunkan dalam pertandingan tersebut.“Saya ingin bertukar jersey dengan Messi.

Saya sudah pernah melakukannya dengan Ronaldo, setelah satu dari beberapa pertandingan pertamanya bersama Juventus.“Saya memang pernah bertemu Messi dan kami sempat berfoto bersama. Tapi sayang itu terjadi saat dia tidak bertanding, ketika Italia beruji coba melawan Argentina. Saat itu kami hanya banyak membahas soal anaknya, termasuk saya menanyakan alasan dirinya memberi nama anaknya Ciro,” ucap Immobile seperti dilansir dari Football Italia.

Beto Goncalves Akui Sangat Khawatir Dengan Penyebaran Virus Corona

Penyerang Madura United, Beto Goncalves mengaku khawatir dengan kondisi merebaknya virus corona yang sangat cepat di tanah air. Hal tersebut sangat terlihat dengan semakin bertambahnya jumlah penduduk yang terkena virus Covid-19 itu.

Sejatinya Beto sendiri tidak terlalu panik dengan virus yang kini sedang mengancam keselamatan manusia. Namun ia hanya tidak menyangka penyebaran virus tersebut sangat begitu cepat. Sejauh ini, total 227 orang positif virus Corona, dimana 19 meninggal dunia dan 11 sembuh.

Kondisi ini lantas membuat Beto mengasingkan diri dari tempat keramaian. Ia lebih memilih untuk menghabiskan waktu bersama keluarga di kediamannya.

“Dengan virus corona saya tidak panik. Tapi saya sangat khawatir,” kata Beto dikutip dari laman resmi Liga 1.

“Jadi jarang ke tempat ramai. Nonton film dan main karaoke dengan istri anak di rumah saja tidak kemana-mana,” lanjutnya.

Meski berada dirumah, Beto mengaku dirinya tetap jalani latihan ringan. Hal tersebut ia lakukan agar kondisi fisiknya tetap fit dan bugar ketika kompetisi Liga 1 2020 kembali bergulir.

“Masih tetap jaga fisik meskipun libur. Gym yang sering aku lakukan,” pungkasnya.

Kepincut Permainannya, Inter Berencana Tambah Masa Bakti kinerja Ashley Young

Manajemen Inter Milan tampak puas dengan kinerja Ashley Young. Oleh karena itu mereka bersiap untuk menambah kontrak pemain asal Inggris tersebut.

Hanya butuh 1,5 juta euro bagi Inter untuk memboyong Young musim dingin kemarin. Angka tersebut jelas sangat murah mengingat kontrak sang pemain di Manchester United akan segera habis.

Inter sendiri awalnya berencana untuk memakai jasa Young setidaknya hingga musim ini berakhir. Alasan tersebut digunakan mengingat sang pemain kini sudah tak lagi muda yakni berusia 34 tahun.

Namun salah satu media terkemuka di Italia, Gazzetta dello Sport, mengatakan jika pihak Inter sangat puas dengan kinerja Young dan berniat mengaktifkan klausul perpanjangan kontrak satu tahun yang ada.

Young memang tampil gemilang dan padu meski baru datang Januari lalu. Torehan satu gol dan satu assist di tujuh laga mungkin tidak terlihat menjanjikan. Namun ia berhasil memperlihatkan etos kerja yang tinggi sehingga merubah mentalitas tim.

Bukan hanya penggemar, Antonio Conte selaku pelatih juga kepincut dengan Young. Conte tentu sangat membutuhkan sosok pemimpin di atas lapangan. Young yang sebelumnya menjadi kapten utama di Manchester United bisa menjadi pilihan yang tepat untuk itu.

Aksi Young sendiri masih belum bisa kita saksikan lantaran keputusan lockdown di Italia terkait virus corona. Jika semua kondusif, besar kemungkinan kompetisi akan dilanjutkan dengan Young bisa memperpanjang perjalanannya di Inter.

Pelatih Bologna, Inter Milan Masih Tertinggal Jauh dari Juventus

Pelatih Bologna, Sinisa Mihajlovic, mengatakan jika Juventus masih unggul terlalu jauh dari rival-rival mereka termasuk Inter Milan.

Musim ini banyak perubahan yang dilakukan oleh Juventus. Kehadiran Maurizio Sarri membuat skema permainan Si Nyonya Tua begitu berbeda dibandingkan dengan sebelum-sebelumnya.

Performa tim pun sedikit bermasalah. Mereka yang biasa unggul jauh di papan klasemen mulai terkejar oleh rival-rivalnya. Bahkan beberapa kali Cristiano Ronaldo dkk turun dari puncak klasemen.Walau demikian, Juventus masih menjadi yang terbaik di Italia. Kemenangan atas Inter Milan menjadi bukti Juventus masih di depan klub lain.

“Juventus masih yang terbaik dari semua tim yang ada di Serie A,” ucap Sinisa Mihajlovic pada La Gazzetta dello Sport.

“Juventus tidak akan gagal pada laga seperti ini [lawan Inter Milan]. Inter Milan sudah membeli banyak pemain hebat, tetapi masih di belakang Juventus.”

“Inter memang jauh lebih baik dari musim lalu, tetapi masih ada kesenjangan yang jauh dengan Juventus,” ucapnya.

“Lazio juga menjalani musim yang luar biasa,” ucapnya.

Pada pekan ke-26 ini, Juventus masih berada di puncak klasemen Serie A dengan 63 poin. Juventus ditempel ketat Lazio di peringkat dua dengan 62 poin. Inter Milan di posisi ketiga dengan 54 poin, tetapi baru bermain 25 laga.

PSM: Barcelona Saja Tidak Diunggulkan Jika Main Di Andi Mattalatta

Pelatih PSM Makassar, Bojan Hodak sangat yakin tim asuhannya bisa meraup poin penuh dari Barito Putera di laga pekan ketiga Shopee Liga 1 2020, Minggu (15/3/2020) malam WIB. Keyakinan itu muncul karena PSM bakal bermain di Stadion kebesaran mereka, Andi Mattalatta.

Menurut Hodak, PSM benar-benar berbeda jika bermain di markas sendiri. Ia menilai timnya selalu menampilkan permainan terbaiknya setiap kali tampil di Stadion Andi Mattalatta.

Bahkan Hodak berani sesumbar bahwa tim sekelas Barcelona sekali pun tidak akan diunggulkan jika bertandang ke stadion Andi Mattalatta ketika menghadapi PSM. Dengan dasar inilah, Hodak sangat pede mengatakan bahwa PSM bakal bisa memenangkan pertandingan melawan Barito Putera.

“Tapi kami bermain di kandang di Stadion Andi Mattalatta. Sekali pun Barcelona yang datang ke sini, PSM akan selalu difavoritkan jadi pemenang karena ini kandang kami,” tegas Hodak seperti dilansir dari laman resmi Liga Indonesia.

Meski percaya diri tim besutannya akan menang di laga malam ini, namun Hodak memastikan bahwa dirinya tidak menganggap remeh Barito. Sekalipun lawannya ini tampil kurang baik di dua laga awal Liga 1 2020, dimana mereka kerap menelan kekalahan dari tim-tim yang dihadapinya.

“Barito Putera merupakan klub yang bagus selain mereka sudah dua kali kalah. Mereka bermain baik tapi pada laga pertama mereka membuat beberapa kesalahan besar di belakang. Pada laga kedua mereka lebih baik,” tutup Hodak.